Minggu, 08 April 2018

Talk about Creative Writing with Windy Ariestanty and Alexander Thian ( @iwashereid )

Creative Writing with Windy Ariestanty dan Alexander Thian

Creativity is all about stories, YOUR stories.


 Tidak ada kesempatan kedua dalam hidup ini, ketika saya mendapatkan email dari @iwashereid berisi invitation untuk hadir dalam acara kelas creative writing bersama Windy Ariestanty dan Alexander Thian. Berawal dari info Kompetisi Menulis yang diadakan Iwashere.id dan Martha Tilaar di akun sosial media Instagram, saya iseng mengirimkan tulisan saya pada saat traveling ke Pulau Menjangan Bali dengan perahu kecil menyebrangi selat Bali dengan ombak besarnya waktu itu. Dari ke isengan mengirimkan tulisan, ternyata saya mendapatkan undangan untuk mengikuti kelas Menulis Kreatif karena tulisan saya masuk sebagai 20 besar tulisan terbaik dalam kompetisi tersebut. Tidak menyangka sebelumnya, karena pastinya tulisan yang saya kirim tidak ada apa-apanya dengan tulisan peserta lainnya, tapi pada saat itu pintu kesempatan buat saya belajar gratis terbuka lebar. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan langka itu, saya pun langsung meng iyakan hadir dalam acara tersebut dengan membalas email dari panitia Iwashere.id.

Berangkat dari Surabaya Jumat siang setelah bekerja, karena acara diadakan pada hari Sabtu jam 09.00 yang bertempat di Gedung Perpustakaan kantor Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Jakarta Selatan. Keesokan harinya, saya pun sengaja berangkat pagi karena saya belum tahu kondisi jalanan di Jakarta, takut macet atau pun nyasar, ya meskipun saya naik uber untuk menuju lokasi acara. Ternyata pagi itu, Jakarta tampak sepi dan damai, Ibukota yang selalu padat dan macet, waktu itu begitu bersahabat sekali. Tak lebih setengah jam perjalanan dari Jakarta Utara menuju Jakarta Selatan. Tepat pukul 08.30 pagi saya tiba di lokasi acara, masih sepi dan saya tidak mengenal satu pun orang disana. Sambil menunggu, saya duduk manis di depan perpustakan yang dibuka untuk pengunjung umum, yang ingin sekedar membaca buku atau mau mencari data sekolah maupun kuliah. Tak lama menunggu, saya pun masuk ke dalam ruangan acara, belum banyak yang datang, dan saya mengambil duduk di barisan bangku paling depan karena masih sepi. Sepuluh menit setelahnya, bangku sebelah terisi oleh seorang perempuan. Lalu saya menyapanya, ketika banyak ngobrol baru tahu kalo sama-sama orang Surabaya. Dia pindah ke Jakarta sejak 2014 karena mengikuti suaminya bekerja. Kita pun semakin banyak ngobrol dengan bahasa surabaya, dan dia pun juga bercerita tentang kegemarannya dalam tulis-menulis, meskipun dia bukan seorang lulusan Sastra. Karena memang, menulis itu adalah bakat, passion dan mau belajar untuk tahu banyak hal. Tidak berarti seorang penulis itu orang yang lulusan sekolah bahasa, sastra atau semacamnya, karena bagi saya sendiri orang yang mau menulis, apapun itu juga disebut penulis.

dan akhirnya acara yang saya tunggu pun dimulai, pembawa acara menyampaikan urutan acara pagi hingga sore nanti. Pembicara pada kelas Creative Writing adalah seorang penulis buku, editor dan pendiri akun iwashere.id di instagram. Seorang perempuan inspiratif menurut saya, Windy Ariestanty yang menjadi penggagas utama akun Iwashere,id dan bekerja sama dengan Martha Tilaar untuk membuat ajang kompetisi menulis dengan tema #beautyfyingIndonesia. Penulis buku Life Traveler, dan menjadi editor dari beberapa buku karya penulis Indonesia lainnya. Banyak sekali pelajaran tentang bagaimana kita mendapatkan Ide dalam tulisan, lalu mengembangkannya dalam bentuk cerita. 

Tell a Story, To get Story. - Windy Ariestanty

Kenapa "Tell a story, to get story" karena Menulis adalah warisan yang harus diceritakan. Bercerita itu adalah DNA manusia. Mengapa demikian, karena setiap manusia punya cerita, setiap cerita akan diceritakan dan media nya adalah berbicara lewat tulisan, karena kita berbicara tentang Menulis.
Dan masih banyak lagi pelajaran tentang proses Menulis Kreatif lainnya. Ide kreatif bisa datang dimanapun dan darimanapun, Jadi harus menggali ide untuk sebuah tulisan. Buat kalian yang masih belum percaya diri dengan tulisan kalian, tidak masalah, jangan takut dan tetap menulis. Karena media menulis juga banyak sekali, kalian bisa daftar dan buat akun blogspot untuk menampung tulisan-tulisan mu, atau di media sosial lainnya. Media favorit untuk tulisan saya biasanya di Blogspot atau Tumblr. Untuk Tumblr sayang sekali sudah tidak bisa digunakan karena server ditutup oleh pemerintah Indonesia (sedih sekali ini, karena ratusan tulisan saya ada di sana dan belum sempat di copy ke laptop). Its okay, masih banyak media lainnya yang gratis, jika kalian pengen menjadi penulis bisa juga daftar dan buat akun di storial.co kalian bisa menulis dan bikin buku seperti penulis terkenal hehehehe. 


foto bareng mbk W, baik banget orangnya

Pembicara kedua yang ditunggu-tunggu, jadi followers di sosial media nya udah lama banget, pengagum feed instagramnya, yang ketje banget foto-fotonya. Dikenal dengan nama @amrazing ini atau ko lexi biasa dipanggil, hasil jepretan kamera sama tulisannya udah juarak banget dah. Siang itu dia sharing tentang Ide tulisan, bagaimana mencari Ide dan membangun sebuah tulisan yang menarik pembaca. Dari semua materi sharingnya saat itu, yang paling kena di pikiran saya adalah, "Ide itu bisa muncul dimana saja, bahkan ketika kamu lagi 'pup' di toilet pun" Ketika ide itu muncul, langsung aja ditulis di blocknote atau di hape kalian, begitu kata ko Lexi dengan semangatnya. 

Tidak hanya bercerita, ko Lexi juga memberi kita contoh bagaimana membuat Ide dari sebuah gambar, dan kita disuru menuliskannya dalam sebuah cerita. Dan masih banyak lagi cara-cara simple tapi bermanfaat banget buat kita mencari Ide kreatif. Salah satunya dengan FREE STYLE WRITING, apa itu Free Style Writing? jadi kalian disuru untuk memikirkan 3 kata random yang ada di pikiranmu, lalu menuliskannya di selembar kertas dan tulis dalam waktu 10 menit, tanpa mikir panjang, dan berhenti. lakukan di setiap hari ketika kamu ingin menulis. Sungguh keren sekali, bener-bener susah ternyata, tapi jika kalian lakukan tiap hari, nantinya akan terbiasa untuk menuliskan sebuah ide ke dalam tulisan. Yuk mari dicoba, buat kalian yang suka menulis, atau ingin menjadi penulis sebuah buku atau apapun itu, semoga bermanfaat share ilmu dari Dua pembicara keren yang saya temui waktu itu. 


Siapapun kamu, dan apapun passion mu, jadilah dirimu sendiri ketika melakukan apa yang kamu inginkan. Meskipun saya belum bisa menjadi pemenang kompetisi menulisnya, yang terpenting adalah mencoba dan berani mengirimkan karya tulisan kita, meski tidak juara. Karena dengan begitu yang kita dapatkan adalah pengalaman dan ilmu yang luar biasa. 

karena bagi saya, Menulis adalah terapi agar otak kita tetap Waras.


Thank you Ko Lexi atas sharing ilmu tulisannya 

Jakarta Oktober 2017


Tidak ada komentar:

Posting Komentar