Jumat, 09 Juni 2017

Gaya hidup Kekinian modal Pas-pasan

source google

" Yuk nongkrong di cafe sebrang, katanya baru buka loh"
" Eh cyin, makan resto yang di Mall A yuk, katanya enak loh"
" Say, belanja baju yuk di butik B, lagi banyak diskonan katanya"

Pasti banyak diantara kalian yang sering denger ajakan seperti itu?
Di jaman modern dan serba canggih kayak sekarang ini, kalo gak gahul gak oke, itu menjadi trademark anak jaman sekarang ini. Kalau dibanding jaman dulu di tahun 90-an, keadaan masih serba susah, ekonomi di negara kita masih labil, dan pastinya kebutuhan sehari-hari gak kayak sekarang ini. Semua serba instan, tinggal pilih, transfer, lalu barang dikirim ke rumah kita. Apalagi peran sosial media yang sedang hits sekarang, menjadikan kaum urban gak mau ketinggalan dengan style atau gaya hidup yang dibilang "kekinian".

Gaya hidup Tinggi dengan modal pas-pasan

Nah untuk urusan gaya hidup, setiap manusia punya cara sendiri-sendiri untuk melengkapinya. Bagi saya sendiri, gaya hidup sekarang jauh beda ketika saya masih sekolah di bangku SMA. Waktu dulu SMA belum tau nongkrong di cafe, beli barang ini itu yang gak ada manfaatnya. Padahal jaman SMA emang udah banyak temen yang kaya, yang gaya hidupnya pun tinggi, karena keluarganya berada, ada juga gaya hidup mereka tinggi tapi keluarganya biasa aja, bahkan terkesan memaksakan keadaan untuk bisa tampil bagus di luar. Kadang kita terlalu memaksakan supaya kelihatan oke di mata orang, bahkan sampai memaksakan kebutuhan yang berlebihan hanya untuk penampilan dan gaya hidup saja, tetapi kita tak pernah memikirkan kondisi kehidupan kita atau orang tua kita yang tidak bisa mencukupinya. Sebagai seorang pelajar dan seorang anak yang masih ditanggung biaya kehidupannya dari orang tua, kadang kita ingin membeli ini itu, ingin makan di tempat yang mewah atau yang keren, tanpa mikir kira-kira orang tua saya bisa memberi gak ya?
Nah kasus yang seperti itu, banyak sekali dijumpai, dan parahnya mereka justru marah-marah kepada orang tuanya, dan meminta apa yang mereka inginkan. Gaya hidup yang seperti ini yang sungguh menyedihkan, mereka tidak tahu bagaimana susahnya mencari uang demi biaya hidup dan makan yang terkesan pas-pasan, tetapi mereka cuma bisa memaksa orang tua untuk memenuhi kebutuhan penampilan belaka.

Sesekali mencicipi gemerlapnya kehidupan urban masa kini memang tak ada salahnya. Kamu jadi mengerti hal-hal yang tidak dipelajari di bangku sekolah. Tentang idealisme dan identitas yang semakin bertubrukan, juga tentang keinginan dan kebutuhan yang tak jarang selalu bersisian.
Namun disini, kita harus bisa memilih dan mengontrol diri untuk lebih selektif dalam bergaya hidup di masa sekarang. Jangan jadikan gaya hidup yang berlebihan membuatmu jadi memaksakan semuanya, karena itu tidak baik.







cerita minggu ini untuk #1minggu1cerita



Tidak ada komentar:

Posting Komentar