Minggu, 12 Maret 2017

Jatuh Cinta dengan Manjali dan Parang Jati

source google



Ada di dunia ini hal yang merupakan teka-teki, ada yang merupakan misteri. Dan beda keduanya adalah ini: teka-teki adalah rahasia yang jawabannya tetap dan pasti. Tetapi misteri adalah rahasia yang jawabannya tak pernah kita tahu adakah ia tetap dan pasti. - Bilangan Fu


Apalah arti sebuah nama, kalimat andalan dari William Shakespeare ini terkenal di seluruh dunia. Beberapa karya dan tulisan pun kadang menyematkan kalimat ini sebagai judul atau temanya. Mungkin bagi beberapa orang, pemberian nama atau sesuatu mungkin tak ada artinya. Tapi bagi saya sendiri, nama itu doa, nama itu sendiri adalah karakter seseorang atau sesuatu. Dibalik sebuah nama pasti ada harapan dan tujuannya, yang membuat si empunya nama lebih berkarakter dan bisa jadi lewat nama itu, bisa membuatnya dikenal banyak orang.

 Menurut saya sendiri, semakin unik sebuah nama, semakin mudah di ingatan. Untuk tema 1 minggu 1 cerita kali ini, saya sedikit berpikir keras mau membuat tulisan apa dengan tema ini, hingga ganti 2 kali tulisan karena gak 'sreg' dengan tulisannya. Dan akhirnya setelah semedi mencari inspirasi di hari terakhir pengumpulan cerita, saya ingat dengan nama Manjali dan Parangjati. Nama tokoh di dalam novel Ayu Utami ini, sungguh sangat mencuri hati saya. Bahkan meski sudah beberapa tahun lalu saya membacanya, ingatan saya masih saja #menolaklupa dengan dua nama tokoh tersebut.

Setelah saya melahap habis isi novel Ayu Utami ini, saya langsung jatuh cinta dengan nama 2 tokoh yang ada di dalam cerita. Manjali (Marja) dan Parang Jati. Dua nama itu yang mencuri hati saya, bahkan saya bercita-cita ketika nanti saya punya anak, pengen banget pake salah satu dari nama tokoh tersebut. Saking cintanya saya dengan nama tersebut, saya langsung gugling untuk mencari tahu arti dari nama tokoh yang ditulis Ayu ini. Parang Jati sendiri, seperti yang kita tahu diambil dari nama salah satu senjata di Indonesia yaitu Parang. Memang di dalam novel sosok karakter si Parang Jati ini, sangat cool dan terkesan misterius, namun dalam gambaran saya, dia seorang laki-laki Jawa yang kalem dan tampan, hehehe... (ttep ya kalo cewek yang khayal pasti ada gantengnya). Kalau Jati adalah nama Pohon yang usianya bisa sampai beratus-ratus tahun baru bisa dinikmati kayunya yang dikenal kuat dan kokoh. Yang saya tangkap disini memang sosok Parang Jati adalah pemuda Jawa berkarakter dingin dan misterius, hingga Marja pun tertarik dengan sikap Parang Jati dan kemudian dia jatuh cinta. Tapi disini saya tidak mengulas isi novel Ayu Utami, jika kalian penasaran, langsung saja baca novelnya. Sedangkan nama Manjali sendiri tidak mempunyai arti, namun dalam karakter tokoh Marja nama panggilan dari Manjali ini, adalah gadis kota yang polos, energik, manja dan penurut. Marja sendiri digambarkan sebagai seorang gadis yang penurut apa kata Parang Jati, sampai akhirnya ia sendiri terjebak dengan perasaan jatuh cinta kepada sahabat pacarnya yaitu Parang Jati. Konflik Marja dan Parang Jati tidak diceritakan sebagaimana mereka terlibat cinta segitiga. Melainkan konflik itu muncul ketika Marja mulai masuk ke dalam sebuah teka-teki yang harus ia temukan sendiri jawabannya. Marja Manjali, sebuah nama unik dan magis dalam karakter tokoh dalam novel tersebut. Gambaran saya tentang nama Manjali sendiri seperti nama putri kerajaan yang polos, cantik dan bersahaja. tapi saya sendiri juga belum tahu arti dari nama tersebut.

Bagi saya sebuah nama tokoh yang dipilih pasti mempunyai arti yang berkaitan dengan isi cerita tersebut. Ayu Utami selalu berhasil menggambarkan setiap tulisannya menjadi lebih hidup dan berhasil membuat isi cerita sejarah jawa dan ke misteriusannya dikemas dengan bumbu cinta segitiga para tokohnya yang lebih asik dimengerti. Manjali dan Cakrabirawa ini adalan buku seri Bilangan Fu kedua, lalu dilanjut dengan judul Maya dan Lalita. Dari kesemua novel seri Bilangan Fu ini, di setiap isi novelnya mempunyai arti di setiap nama tokoh yang dipilih oleh Ayu Utami. Kisah seri Bilangan Fu ini pasti menarik bagi penyuka sastra ataupun penyuka sejarah jawa khususnya candi-candi dan ceritanya. Jadi jika ingin berkenalan dengan Manjali dan Parang Jati, silahkan baca buku Ayu Utami ini.



setoran ke 7 untuk #1minggu1cerita

12 Maret 2017








2 komentar: